Showing posts with label Cerita Hidup. Show all posts
Showing posts with label Cerita Hidup. Show all posts

Sunday, July 29, 2018

Tips Mengatasi Anak yang Kecanduan Game


Sebagai orang tua, tahukah kamu bahwa perkembangan yang paling cepat dan terkait pada banyak komponen terjadi pada usia anak anak? Lalu apa jadinya jika anak kecanduan game? Apa efeknya bagi tahap perkembangan? Perkembangan adalah tahap perubahan yang terjadi pada individu dan dinilai secara fisik, psikis, sosial, dan lainnya.

Proses perkembangan ini masih bisa dipengaruhi oleh faktor faktor eksternal, yang membantu pembentukan karakter dan komponen perkembangan lainnya agar menjadi pribadi yang baik. Inilah yang menjadi landasan teori perkembangan anak.

Berdasarkan landasan teori tersebut, dapat diketahui bahwa kecanduan game pada anak dapat berpengaruh negatif terhadap tahap perkembangannya. Bagaimana tidak? Jika saat usia anak anak saja sudah kurang bersosialisasi, makan tidak teratur, dan tidur larut malam, apa jadinya saat sudah dewasa?

Kesukaan anak bermain game biasanya karena ikut ikutan. Bisa jadi ia melihat temannya yang sedang bermain game, lalu mencobanya dan menjadi kecanduan. Hal ini tidak lepas dari kebiasaan anak yang meniru orang lain, tidak peduli apakah itu baik atau buruk. Selain itu, terkadang anak bermain game untuk lari dari kenyataan. Itu terjadi karena kurangnya perhatian dari orang tua.

Tapi jangan khawatir dulu, setiap masalah pasti ada solusinya. Yuk simak tips mengatasi anak yang kecanduan game dibawah ini:
1. Berikan Perhatian Lebih

Jangan terlalu sibuk dengan pekerjaan. Berikan perhatian yang lebih pada anak, sehingga ia merasa nyaman dan merasa tidak diabaikan. Cobalah untuk menyediakan waktu untuknya, agar ia meniru dan menjadi pribadi yang mencintai keluarga. Dengan demikian, ia akan menyediakan lebih banyak waktu untuk keluarga dibanding bermain game kesukaannya.

2. Alihkan ke Aktivitas Positif

Untuk mengalihkan perhatian anak dari game memang tidaklah mudah. Nah, kamu dapat menyiasatinya dengna mengajaknya melakukan aktivitas lain, yang tentunya tidak kalah seru dengan aktivitas bermain game. Aktivitas tersebut bis disesuaikan dengan bakat dan minat anak, misalnya les renang, kursus bahasa asing, les piano, les menari, dan lain sebagainya.

3. Batasi Waktu Bermain Game

Game memang dapat menjadi candu dan memberi dampak buruk bagi anak. Namun, bukan berarti ia harus dilarang untuk bermain game, ya. Melarang anak bermain video game juga bukanlah tindakan yang tepat. Ia juga perlu mengikuti perkembangan zaman saat ini.

Jadi, biarkanlah ia bermain sekadar mencari hiburan. Namun, tentunya dengan batasan waktu tertentu. Jangan ragu untuk menegur anak jika ia sudah bermain game melebihi waktu yang telah disepakati bersama. Selain mengurangi intensitas dirinya bermain game, hal ini juga dapat melatih kedisiplinan, loh.

4. Mengajak Anak Berlibur

Cobalah ajak anak bertamasya ke tempat terbuka, seperti kebun binatang, pantai, taman, dan lain sebagainya. Dengan begitu, ia akan lebih mengenal keadaan lingkungan diluar rumah. Ia akan menghirup udara segar dan mendapatkan pengalaman baru. Dengan begitu, secara perlahan ia akan melupakan game yang biasa dimainkan.

5. Jadilah Teladan

Biasanya anak yang kecanduan game adalah anak yang memiliki banyak waktu luang dan tidka bisa memanfaatkan waktu tersebut dengan baik. Nah, kamu sebagai orang tua harus mampu menjadi contoh yang baik baginya. Isilah waktu luang dengan membersihkan rumah, membaca buku, olahraga, dan sebagainya.

Saturday, July 28, 2018

Anak Indonesia Harus Bisa Jadi Anak yang "JENIUS"


Tanggal 23 Juli merupakan hari yang meriah untuk anak anak Indonesia. Pasalnya, ini merupakan perayaan Hari Anak Nasional. Tahukah kamu dengna perayaan ini? Awalnya, pemerintah menetapkan perayaan ini sebagai tujuan untuk memenuhi hak hak anak. Mari merefleksi apakah anak anak Indonesia tetap hidup bahagia? Apakah sudah tidak ada lagi kekerasan pada anak dan apakah mereka dapat bermain dengan siapa saja tanpa memandang SARA?

Lalu sebagai orang dewasa, sudahkah kamu menciptakan lingkungan yang aman untuk anak anak? Begitu banyak pertanyaan mengenai apa saja upaya pemerintah dalam memenuhi hak anak. Namun, terkadang pertanyaan apakah kamu telah ambil bagian dalam kesuksesan upaya pemerintah kerap disisihkan. Menurut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise, anak anak Indonesia adalah anak kita semua. Jadi, kebahagiaan mereka merupakan tanggung jawab kita bersama.

Hak-Hak Anak

Sehubungan dengan hal diatas, sudahkah kamu tahu apa saja hak hak anak yang perlu diperjuangkan? Berikut ini merupakan hak hak anak yang telah disetujui oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa pada 20 November 1989. Anak anak yang dimaksud dalam peraturan ini merupakan yang berusia dibawah 18 tahun. Adapun hak hak tersebut antara lain:
  • Hak diberi nama dan dirawat oleh orang tuanya.
  • Hak untuk mempertahankan identitasnya, termasuk kewarganegaraan, nama, dan hubungan keluarga yang diakui oleh hukum.
  • Hak mendapatkan pengasuhan orang tua, sekalipun sudah bercerai.
  • Hak terhindar dari perdagangan anak.
  • Hak mengutarakan pendapat dan dipertimbangkan sesuai usia anak.
  • Hak untuk bebas berpikir, berhenti nurani, dan memiliki agama.
  • Hak untuk bebas berhimpun dan berkumpul dengan damai.
  • Hak mendapatkan perlindungan undang undang atas kebocoran rahasianya yang tidak sah.
  • Hak mendapat akses informasi.
  • Hak terlindung dari kekerasan fisik maupun mental.
  • Hak mendapatkan perlindungan jika anak berada dalam keadaan bencana, seperti harus mengungsi.
  • Hak mendapatkan fasilitas yang sesuai jika anak dalam keadaan cacat.
  • Hak mendapatkan fasilitas kesehatan dengan standar yang baik.
  • Hak mendapat jaminan sosial termasuk asuransi sosial.
  • Hak mendapat standar kehidupan yang memadai bagi perkembangan fisik maupun mentalnya.
  • Hak atas pendidikan.
  • Hak perlindungan atas kaum minoritas, seperti masalah SARA.
  • Hak untuk beristirahat dan memiliki waktu bermain.
  • Hak perlindungan karena dipekerjakan.
  • Hak terlindung dari penggunaan obat obatan terlarang dan penyalahgunaan seksual.

Tema Hari Anak Nasional 2018

Dari daftar tersebut, kita telah mengetahui bahwa betapa berharganya anak untuk suatu negara. Oleh karena itu, pemerintah pun merayakan Hari Anak Nasional dengan meriah. Bersumber dari kemenppp.go.id, sejak 16 Juli 2018, Yohana telah menetapkan tema untuk peringatan Hari Anak Nasional tahun ini.

Melalui konferensi pers, beliau mengatakan jika anak anak Indonesia harus menjadi anak JENIUS, yang merupakan singkatan dari Gesit, Empati, Berani, Unggul, dan Sehat. Jadi, tema Hari Anak Nasional tahun ini yaitu "Anak Indonesia, Anak JENIUS".

Selain itu, Yohana berpesan agar anak anak dapat tumbuh menjadi anak yang sehat, bahagia, serta selalu dalam keadaan aman. Tidak lupa, dengan berlangsungnya Asian Games, beliau berharap agar anak anak ikut meramaikan acara ini, misalnya dengan rutin berolahraga diakhir pekan, melakukan aktivitas diluar ruangan, hingga memiliki jiwa yang sportif agar terhindar dari pengaruh lingkungan yang negatif.

Untuk perayaannya sendiri, Kementrian PPPA telah mempersiapkan sebuah acara puncak yang akan dihadiri oleh 500 orang dewasa dan 3.000 anak dari berbagai jenjang, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Selain itu, beberapa anak yang merupakan perwakilan dari panti asuhan, Forum Anak Nasional, dan anak penyandang disabilitas turut memeriahkan acara ini. Yohana menjelaskan jika acara yang digelar di Kebun Raya Purwodadi, Pasuruan, Jawa Timur, pada 23 Juli ini, akan berbeda dari tahun tahun sebelumnya. Pasalnya, anak anak tidak hanya sekadar menjadi peserta undangan, tetapi turut aktif mengisi acara.

Hal menarik lainnya. Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, direncanakan akan hadir dan mewawancarai 5 anak peserta. Kamu pasti sudah tahu dong hadiah apa yang akan diberikan Pak Presiden kepada anak anak tersebut? Pasti tambah seru, Selamat Hari Anak Nasional untuk semua anak Indonesia!

Tuesday, July 24, 2018

Cara Menghadapi Anak yang Susah Diatur


Apakah anak kamu mulai tidak mau menurut, seperti tidak mau mendengar apa perintah orang tua atau suka memukul teman? Biasanya, apa yang kamu lakukan sebagai orang tua saat anak melakukan hal seperti itu? Beberapa orang tua yang merasa gemas dengan kelakukan sang anak cenderung akan memukul lalu memarahinya.

Namun, apakah cara ini memang yang paling tepat untuk membentuk karakter anak menjadi lebih baik? Jangan sampai hanya karena kesalahan kecil yang dilakukan anak, justru dapat membuatnya semakin nakal ya.

Jika dilihat dari segi psikologis, anak yang sering menerima pukulan atau hukuman dari orang tua akan mengalami hal hal berikut ini. Pertama, anak akan cenderung takut dan bersikap antisosial, atau lebih sering menyendiri. Kemudian, ia juga akan bersikap agresif. Terlebih jika sedang memiliki keinginan, maka semuanya harus terpenuhi. Belum lagi jika hukuman yang kamu berikan menyakitinya, seperti membuat anak cedera atau luka. Selain merasa sakit, anak juga akan mengalami masalah mental secara tidak langsung.

Sayangnya, kritikan yang pedas juga bukan cara yang baik untuk menanggapi perilaku anak. Saat kamu emosi, ia justru akan semakin bertingkah dan tidak ingin mendengar apa yang kamu katakan. Jadi, seolah olah semua kata kata kamu masuk ketelinga kanan dan keluar dari telinga kiri. Pernah dengar pepatah itukan. Apalagi jika kritikan diberikan kepada anak yang sudah beranjak remaja. Bukan perilaku baik yang akan ditunjukkan olehnya, melainkan sebaliknya. Lalu, bagaimana cara untuk membuat anak menjadi patuh?

Cara Menghadapi Anak yang Susah Diatur

Saat anak tidak patuh atau melakukan perbuatan yang membahayakan dirinya dan orang lain, sebaiknya jangan buru buru marah apalagi memukul. Turunkan ego kamu, berikut ini merupakan tips yang bisa kamu coba:
  • Amati Lingkungan
Saat anak bermain dengan temannya, sebaiknya selalu perhatikan gerakannya. Apalagi ia terlihat ingin merebut mainan temannya, segera ambil mainan tersebut. Begitu pula saat di rumah, sebelum ia bermain main dengan tepung dan mengotori area dapur, sebaiknya segera singkirkan tepung itu dari pandangannya. Secara tidak langsung kamu telah mempersiapkan lingkungan yang aman untuknya bermain.
  • Persiapkan Semuanya dengan Matang
Kamu pasti tahu apa yang menjadi kesenangan anak dan apa yang dapat membuatnya diam dalam waktu cukup lama. Untuk itu, persiapkan segalanya jika kamu dan anak akan pergi ke luar rumah. Apalagi jika akan menempuh perjalanan panjang, sediakan mainan kesayangannya, camilan, serta usahakan agar ia cukup tidur supaya tidak rewel selama di perjalanan.
  • Buat Aturan yang Jelas
Inilah yang seharusnya dilakukan oleh setiap orang tua dalam mendidik anak. Buatlah aturan terkait bagaimana harus berperilaku, baik dirumah maupun di luar rumah. Namun sebelumnya, kamu harus membuat kesepakatan dengan anak, seperti apa yang terjadi saat aturan tersebut dilanggar. Kemudian, cetak dan tempel peraturan tersebut di sebuah tempat yang pasti terlihat setiap hari sebagai pengingat.
  • Konsisten
Jangan pernah menghiraukan peraturan yang telah kamu sepakati bersama anak. Bahkan hal sepele seperti menepati janji untuk pergi pun harus kamu tepat. Pasalnya, hal ini mengajarkan anak untuk disiplin akan peraturan dan terlebih membuatnya lebih patuh dan menghormati kamu sebagai orang tuanya.
  • Hiraukan Jika ia Mulai Tantrum
Apabila anak mulai mencari perhatian saat ditempat umum, seperti menangis atau berguling guling di lantai, karena kamu tidak menuruti permintaannya, sebaiknya hiraukan tindakannya tersebut. Pasalnya, terkadang cara terbaik untuk menanggapi anak yang susah diatur adalah dengan diam dan tidak menghiraukannya. Tetaplah lakukan kegiatan kamu, maka anak akan berpikir jika caranya tidak berhasil meluluhkan hati kamu dan akan berhenti dengan sendirinya.
  • Gunakan Hitungan Waktu Sebagai Hukuman
Hal ini juga cukup penting untuk dilakukan, terlebih jika kamu telah mengupayakan segala macam cara agar anak patuh dengan perintah kamu. Misalnya, katakan kepada anak jika ia harus berdiam diri di sudut ruangan selama 30 detik. Setelah itu, minta ia meminta maaf dan berjanji tidak mengulanginya lagi.
  • Siapkan Waktu Khusus Untuk Meredam Emosi
Ini merupakan cara yang akan kamu gunakan dalam meredam emosi. Sebaiknya siapkan waktu khusus setiap minggu untuk berendam air hangat atau berkumpul dengan teman teman. Pasalnya, tanpa kamu sadari, mendidik anak sama saja dengan mengerjakan tugas yang menumpuk. Jadi jika tidak diimbangi dengan me time, kamu akan berisiko mengalami depresi.
  • Alihkan Perhatiannya
Jika anak menginginkan sesuatu, misalnya mainan milik temannya, maka segera alihkan perhatiannya pada hal lain. Kamu dapat memberikannya mainan atau objek lain yang lebih menarik. Hal ini secara tidak langsung dapat membuatnya lupa pada hal yang ia inginkan.

Beberapa cara diatas dapat kamu terapkan agar anak mengerti jika perbuatannya selama ini tidak baik. Daripada memukul, membentak, atau menahan emosi yang hanya semakin menambah pikiran kamu, sebaiknya lakukan beberapa cara yang lebih tepat dan sehat. Tidak lupa, pastikan jika kamu tetap memberikan anak kasih sayang, seperti memberikannya pelukan ketika ia dengan berani mengakui kesalahannya. Cara ini cukup baik dalam mendidik anak yang susah diatur tanpa menggangu hubungan kedekatan antara orang tua dan anak.

6 Kebiasaan Salah dalam Mendidik Anak


Anak anak merupakan peniru yang handal. Ia mudah mengikuti ucapan, perilaku dan sikap sehari hari orang tuanya. Maka cara paling ampuh untuk mendidik anak merupakan contoh nyata dalam berbagai perilaku positif. Kalau perilaku positif orang tua dijadikan contoh terus menerus, secara tidak langsung kamu sebagai orang tua sudah membantu anak memiliki karakter baik, yang akan menjadi bekal ialah menjalani hidup kelak. Maka sebisa mungkin hindari kebiasaan kurang baik berikut ini dalam pengasuhan anak sehari hari. Kebiasaan apa saja yang dimaksud? Ayo langsung saja simak dibawah ini.

1. Terlalu Sibuk dengan Penampilan Diri Sendiri

Kamu sebagai orang tua terbiasa mengeluhkan penampilan fisik diri sendiri? Kebiasaan ini bisa memengaruhi pola pikir anak tentang penerimaan dan mencintai diri sendiri. Anak anak akan ikut berpikir bahwa mereka tidak sempurna. Lebih baik ajarkan anak kamu mencintai diri sendiri, tentunya tanpa berlebihan, sehingga kelak ia dapat menghargai orang lain bukan berdasarkan penampilan fisik semata.

2. Terlalu Sibuk dengan Gadget

Melarang anak menggunakan gadget tetapi tanpa memberikan contoh merupakan hal yang salah. Buatlah peraturan yang jelas tentang batas waktu penggunaan smartphone dan perangkat elektronik, termasuk untuk orang tua. Jauhkanlah gadget saat keluarga berkumpul untuk makan bersama atau saat liburan.

3. Menjadikan Materi Sebagai Kebahagiaan

Banyak hal di dunia ini yang bisa menjadi sumber kebahagiaan. Sesekali ajak lah anak kamu mengenal dunia luar, untuk sekadar megagumi keindahan alam ciptaan Tuhan atau melibatkan anak pada kegiatan kemanusiaan. Jangan hanya mengenalkan anak pada aktivitas belanja, perawatan diri, dan semua aktivitas menghabiskan uang.

4. Melampiaskan Stres dengan Perilaku Negatif

Jika mengalami hari yang buruk di tempat kerja, jangan dibawa ke rumah. Karena hanya akan berpotensi berperilaku negatif didepan anak anak. Temukan pilihan yang sehat untuk menghilangkan stres atau memulihkan energi. Cobalah berolahraga, bermeditasi, atau melakukan hobi santai yang melibatkan seluruh keluarga.

5. Membanding-bandingkan Anak

Kebiasaan membanding-bandingkan anak kamu dengan anak tetangga atau sepupunya yang lebih pintar, bukanlah cara yang baik untuk menumbuhkan motivasi anak. Ditambah target kamu yang terlalu tinggi pada anak, hanya akan membuat anak tertekan. Berikan anak kamu dengan pujian jika berperilaku baik dan sudah berusaha keras. Siapa tahu bakatnya justru akan keluar. Ingat bahwa kemampuan anak berbeda beda bahkan meski dilahirkan dari orang tua yang sama.

6. Bertengkar Didepan Anak

Sebagai orang tua kamu harus lebih bijak dalam mengendalikan emosi atau beradu opini, jangan pernah melakukan pertengkaran di depan anak. Apalagi sampai saling mengumpat, karena dapat memicu trauma serta efek negatif dalam diri anak. Kebiasaan tersebut seakan mengajarkan bahwa perselisihan adalah solusi yang tepat untuk segala permasalahan.

Monday, July 23, 2018

Mengajarkan Anak Sopan Santun Sejak Dini


Ada masanya kamu sebagai orang tua harus mengajarkan si kecil sopan santun, karena pada hakikatnya manusia adalah makhluk sosial. Ketika dewasa nanti, diterima atau tidaknya seseorang dilingkungan pergaulan tergantung dari cara bertingkah laku terhadap orang lain. Walaupun orang lain akan tetap memaklumi tindakan si kecil, percayalah mereka juga akan menilai orang tuanya. Orang lain akan menilai baik orang tuanya jika anak berperilaku baik. Oleh karena itu, penting sekali untuk mengajarkan ia sopan santun sejak dini.

Mungkin kamu merasa mengajarkan sopan santun sangatlah sulit kepada si kecil. Tapi ayok simak terlebih dahulu tips mudah untuk mengajarkan sopan santun kepadanya dibawah ini.

1. Biasakan untuk Berkata Baik

Biasakan si kecil untuk mengatakan maaf jika ia salah, mengatakan tolong pada siapapun saat ia membutuhkan bantuan, dan mengucapkan terima kasih saat ia mendapatkan pertolongan atau menerima sesuatu. Ajarkan juga untuk mengucapkan permisi saat melewati kerumunan orang atau orang yang lebih tua.

2. Jadilah Teladan

Anak banyak belajar dari meniru orang orang disekitarnya. Berikan contoh perilaku yang baik, maka si kecil menirukan perilaku yang sama. Jadi, jangan pernah bermimpi ia akan berperilaku baik dan memiliki sopan santun, jika kamu sendiri sebagai orang tuanya belum mampu bersikap demikian.

3. Ajarkan Mengucapkan Salam

Mengucapkan salam merupakan hal penting yang tidak boleh terlewat ketika bertamu. Biasakan si kecil untuk mengucapkan salam dengan pelafalan yang baik dan benar saat bertemu atau mengunjungi orang lain. Sebenarnya hal ini sangat mudah untuk dilakukan, karena mengucapkan salam sudah menjadi budaya di Indonesia sejak dulu.

4. Ajarkan Makan dengan Benar

Supaya si kecil tetap tertib saat makan dimana saja, ajarkan ia etika makan yang baik dan benar sejak dini. Ajarkan ia untuk tetap duduk dengan tenang saat makan. Ingatkan juga agar ia tidak berbicara saat makan.

5. Ajarkan untuk Ramah dengan Orang Lain

Indonesia merupakan negara yang terkenal dengan budaya timurnya yang sopan dan ramah. Ajarkan si kecil cara memanggil orang lain dengan sebutan seperti "Pak, Bu, Kakak, Adik, Om, Tante dan lainnya." Jelaskan juga perbedaan sebutan tersebut satu per satu ya.

Hal ini dilakukan agar si kecil mampu bersikap ramah dengan siapa saja, terutama kepada orang yang lebih tua. Jangan lupa ajarkan kepadanya bagaimana cara untuk berjabat tangan dan bagaimana harus bersikap jika ada yang ingin memeluk atau menciumnya.

6. Ajarkan untuk Tetap Tenang

Si kecil yang tidak mau diam sering membuat orang tua merasa kebingungan saat bertamu ke rumah orang lain. Oleh karena itu, biasakan saat dirumah untuk tidak menyela atau memotong pembicaraan orang lain. Kamu dapat menegur si kecil jika ia melakukan hal kurang baik ini. Tegurlah dengan kata kata yang halus, agar si kecil menurut tanpa membantah atau merasa tersinggung.

Ingat, si kecil tidak selalu mau mendengarkan dan patuh sepanjang waktu. Ada kalanya ia juga tidak menghiraukan apa yang dikatakan kamu, ini merupakan hal yang lumrah terjadi pada semua anak. Karenanya, pujilah si kecil saat melakukan perbuatan baik, tetapi tidak secara berlebihan ya.

Wednesday, July 18, 2018

Penyebab Anak Malas Belajar


Keluhan-keluhan seperti ini sudah umum diucapkan oleh banyaknya orang tua. Tidak mudah memang meminta anak untuk belajar, mengingat hal yang mereka sukai adalah bermain. Jika memang anak malas untuk belajar, tentu ada penyebabnya. Nah sebelum memaksa anak Anda untuk belajar, sebaiknya Anda ketahui terlebih dahulu, mengapa anak jadi malas untuk belajar. Dengan mengetahui masalah dan penyebab anak malas belajar, Anda dapat mengatasi hal tersebut, sehingga dapat meningkatkan kemauan belajar anak.


Berikut ada beberapa penyebab yang mungkin membuat anak jadi malas belajar :

Lingkungan belajar yang tidak nyaman dan terlalu bising tentu membuat konsentrasi anak ketika belajar berkurang. Jika sudah tidak konsentrasi untuk belajar, biasanya anak menjadi kehilangan minat untuk belajar.

Beban belajar yang terlalu berlebihan. Anak merasa lelah karena harus belajar lagi di rumah, padahal sudah full belajar di sekolah.

Sarana belajar yang kurang memadai yang membuat anak merasa tidak terpenuhi kebutuhannya untuk belajar.

Keberadaan beberapa teknologi canggih seperti televisi ataupun telepon genggam. Jika anak sudah merasa dimanjakan dengan berbagai teknologi seperti ini, maka tidak dapat dimungkiri jika anak akan malas belajar dan lebih memilih untuk menonton atau bermain dengan telepon genggam.

Tidak optimalnya asupan nutrisi dan gizi yang didapatkan oleh anak. Kurangnya nutrisi dan gizi juga kerap menyebabkan anak mudah sakit dan capek. Hal ini tentu akan menghambat proses belajar anak.

Kurangnya perhatian dari orang tua. Orang tua yang tidak memotivasi anak tentu akan membuat semangat belajar anak juga akan turun.

Tidak seimbangnya antara waktu belajar dan bermain. Terlalu banyak waktu bermain, akan membuat energi anak terkuras habis dan jadi malas untuk belajar. Sebaliknya, jika waktu bermain hanya sedikit maka juga akan membuat anak cepat bosan dan tidak minat untuk belajar.

Nah, ternyata penyebab anak malas belajar bukan hanya karena faktor internal sang anak ya, namun juga bisa disebabkan karena faktor eksternal termasuk orang tua. Bila Anda sebagai orang tua menginginkan agar anak jadi rajin belajar, sebaiknya dukung dan terus motivasi diri anak dengan mengoptimalkan kebutuhan belajarnya.

8 Cara Mengembangkan Kecerdasan Anak


Menurut Anda, anak seperti apa yang bisa dikatakan cerdas? Mungkin sebagian besar akan menjawab anak yang cerdas adalah anak yang bisa menghitung dengan cepat atau bisa berbicara dengan lancar di usia 3 tahun. Jawaban tersebut tidak sepenuhnya salah, namun ada hal lain yang perlu Anda ketahui mengenai kecerdasan anak.

Howard Gardner, pakar pendidikan dari Universitas Harvard, Amerika Serikat pertama kali mengungkapkan teori kecerdasan multipel (Multiple Intelligences). Dalam teori ini, Howard membagi kecerdasan menjadi 8 jenis, yaitu kecerdasan linguistik, kecerdasan logika atau matematis, kecerdasan intrapersonal, kecerdasan interpersonal, kecerdasan musikal, kecerdasan spasial, kecerdasan kinetik, dan kecerdasan naturalis. Dalam teori yang disampaikannya, Gardner mengatakan bahwa masing-masing anak bisa memiliki 8 kecerdasan tersebut. 

Namun, pada beberapa anak yang hanya menonjol pada satu atau beberapa kecerdasan saja. Untuk itu, sebagai orang tua, Anda perlu mengetahui kecerdasan apa yang menonjol pada diri anak Anda agar dapat mengembangkan dengan cara yang tepat. Sesuai teori ini pula, Anda tidak dapat memaksakan kecerdasan yang dimiliki anak. Anda perlu mengikuti minat yang ada pada Si Kecil dan membantunya untuk bisa mengembangakannya sesuai dengan jenis kecerdasan yang dimiliki. 

Bagaimana cara meningkatkan 8 cara kecerdasan anak ini? Simak penjelasan berikut ini :

1. Kecerdasan Linguistik

Jenis kecerdasan anak ini sangat berkaitan dengan kemampuan berbahasa, baik dalam bentuk lisan ataupun tulisan. Jenis kecerdasan linguistik dapat Anda lihat jika anak suka membaca, suka menulis, suka berbicara, suka mendengarkan cerita, dan mampu mengeja kata dengan baik dan cepat. Jika Anda melihat tanda-tanda tersebut pada anak, perbanyak memberikan dan membacakan buku cerita ke anak. Anda juga bisa menggunakan mainan alfabet untuk membantunya belajar membaca. 

Berikan pula kertas untuk menulis atau mainan lain yang berkaitan dengan huruf, agar kecerdasan linguistik yang dimilikinya dapat terstimulasi dengan baik. Sebenarnya Anda juga bisa memberikan rangsangan sebagai cara meningkatkan jenis kecerdasan ini sejak kecil. Sering membacakannya cerita, mengajak anak berbicara, dan ‘memancing’ anak dengan pertanyaan yang bisa dijawabnya, merupakan cara mudah untuk bisa menstimulasi kecerdasan linguistik anak.

2. Kecerdasan Logika atau Matematis

Jenis kecerdasan ini bisa terlihat jika anak tertarik dengan angka, hal yang berhubungan dengan sains, dan logika. Anda dapat mengasahnya dengan memberikan permainan yang berkaitan dengan hitungan, seperti balok yang bertuliskan angka, karpet dengan gambar angka, permainan timbangan, atau puzzle. 

Jika usia anak sudah lebih dari 3 tahun, Anda bisa mengajaknya ke museum ilmu pengetahuan yang banyak menyajikan permainan yang masih berhubungan dengan hitungan dan hal logika lainnya. Anda juga dapat mulai mengajak si Kecil untuk bermain monopoli bersama.

3. Kecerdasan Intrapersonal

Jika Anda memiliki anak yang percaya diri, itu tanda anak memiliki kecerdasan intrapersonal. Anak bisa mengatur emosinya dengan baik. Anak yang memiliki jenis kecerdasan intrapersonal biasanya memiliki ambisi yang baik dan mengerti apa yang akan dilakukannnya kelak. Rasa percaya diri yang tinggi dan komunikasi yang baik juga menjadi ciri-ciri anak dengan jenis kecerdasan intrapersonal.   Anda bisa memberikan dukungan dengan menyediakan tempat bermain yang  nyaman untuk Si Kecil. 

Namun, sangat penting bagi Anda untuk selalu berkomunikasi dengannya, agar sifatnya yang senang menyendiri menjadi berlebihan sehingga takut untuk berhubungan dengan lingkungan atau orang lain. Anda bisa ajak bicara mengenai perasaan atau sekadar menanyakan pendapatnya mengenai berbagai hal. Coba juga aktivitas lain yang cocok untuknya seperti yoga.

4. Kecerdasan Interpersonal

Berbeda dengan anak yang memiliki jenis kecerdasan intrapersonal, jenis kecerdasan ini justru memperlihatkan anak yang lebih suka bermain dan berada di tengah banyak orang. Biasanya, anak dengan jenis kecerdasan ini lebih memiliki empati yang tinggi sehingga mampu memahami perasaan orang lain. 

Anak juga cenderung terlihat menonjol dengan suka memimpin kelompoknya. Anda bisa mengembangkan jenis kecerdasan anak ini dengan sering mengajaknya untuk mengikuti acara keluarga agar dirinya bisa bersosialisasi dan mengenal berbagai jenis orang. Anda juga perlu menanamkan berbagai pelajaran ketika sedang bertemu dengan orang lain, mengenai bagaimana bersikap dan berperilaku baik dengan orang.

5. Kecerdasan Musikal

Jenis kecerdasan anak ini yang paling mudah diketahui oleh Anda. Biasanya anak yang memiliki kecerdasan musikal suka bernyanyi, menggoyangkan badan ketika mendengarkan musik, mudah menghafalkan lagu, dan suka membuat suara-suara tertentu menyerupai suara drum atau piano. 

Untuk mengembangkan kecerdasan ini, Anda dapat mendukung minat anak terhadap musik dengan memberikan permainan drum, keyboard, pianika, atau alat musik lain. Anda juga perlu sering mengajak Si Kecil bermain musik bersama, bernyanyi, mendengarkan musik, menyanyikan lagu sebelum tidur, atau sesekali mengajaknya menonton konser musik anak-anak.

6. Kecerdasan Spasial

Anak yang memiliki jenis kecerdasan spasial akan terlihat suka menggambar, mewarnai, berimajinasi, atau bermain warna. Anda bisa mengembangkan kecerdasan anak dengan memberikan buku gambar, perlengkapan mewarnai, dan juga ajaklah Si Kecil mengunjungi pameran atau museum seni. Biasanya anak suka mencorat-coret tembok dengan warna-warna. Untuk itu, jangan justru marah pada anak tetapi berikan pengertian dengan menyediakan ruang khusus untuknya berkreasi atau berikan kertas yang cukup lebar agar ia puas menggambar dan mewarnai.

7. Kecerdasan Kinetik

Jangan heran jika ada anak yang terlihat sangat aktif ketika beraktivitas, bahkan tidak heran jika anak terlihat tidak pernah lelah. Hal tersebut bisa menjadi salah satu ciri anak yang memiliki jenis kecerdasan kinetik. Anak biasanya sangat senang untuk berolahraga, menari, dan senang membuat suatu kerajinan tangan. 

Untuk menstimulasi kecerdasan ini, Anda bisa memberikan mainan balok kayu yang bisa ia susun menjadi suatu bentuk bangunan sebagai cara meningkatkan kecerdasan. Berikan pula beberapa permainan yang banyak membutuhkan gerakan, seperti bola ataupun permainan yang harus meminta anak untuk mengikuti suatu gerakan.

8. Kecerdasan Naturalis

Kecerdasan ini biasanya diturunkan karena kebiasaan yang sering diperlihatkan oleh orang tuanya yang memiliki hobi bermain di alam. Anak-anak dengan kecerdasan naturalis sangat senang bermain di alam, memiliki sifat penyayang binatang, peduli pada lingkungan, dan senang dengan tanaman. Sangat baik jika Anda mengajaknya ke pasar hewan agar anak bisa memilih salah satu binatang untuk dipeliharanya. Anda juga dapat mengajaknya secara rutin, minimal sebulan sekali ke tempat yang berhubungan dengan alam bebas. 

Anak yang memiliki kecerdasan naturalis akan lebih mudah bertahan hidup dan mampu mengenal lingkungannya dengan baik di masa depan. Jenis kecerdasan anak di atas sebenarnya bisa bersifat bawaan atau memang terbentuk karena stimulasi yang didapatkan dari lingkungannya. 

Oleh karena itu, sebagai orangtua, Anda bisa mengenalkan anak dengan berbagai jenis permainan dan pelajaran yang baik untuk mengembangkan kecerdasan yang dimilikinya. Anda perlu melakukannya agar bisa mengenal minat yang dimiliki oleh anak dan mengembangkannya dengan cara yang tepat.

Penderita Gangguan Kecemasan Ingin Kamu Mengetahui 12 Hal Ini


Berdasarkan penelitian yang sudah pernah dilakukan ditemukan data bahwa 1 dari 5 orang dewasa memiliki gangguan kecemasan. Sayangnya, masih ada yang belum menyadari jika dirinya mengalami gangguan kecemasan tersebut. Untuk itu, Kamu sebaiknya bisa mengetahui lebih jelas mengenai tanda-tanda gangguan kecemasan yang dialami seseorang.

Tidak sedikit orang yang mencoba untuk menutupi masalah ini dari orang terdekat dan kerabatnya. Meski gejalanya tidak terlalu terlihat jelas, penderita gangguan kecemasan akan sering merasa tertekan. Apalagi jika dirinya sedang dalam kondisi yang memojokkan mereka. Nah, jika dibayangkan mungkin Kamu akan merasa kasihan dan ingin berusaha membantu mereka menangani masalahnya. Tapi kenyataanya tidak semudah itu. Mereka sendiri pun masih merasa sulit untuk mengubah perasaan mereka. Bukan meringankan beban mereka, bantuanmu justru bisa menambah rasa cemas yang semakin berlebihan. Untuk itu, agar Kamu tahu apa yang mereka rasakan, berikut beberapa poin yang ingin disampaikan oleh para penderita gangguan kecemasan mengenai bagaimana perasaan mereka sebenarnya:

1. Kami juga tidak suka untuk mengkhawatirkan segala sesuatu

Penderita gangguan kecemasan juga tidak mau terus-menerus merasa khawatir. Kecemasan yang mereka alami terjadi secara biologis karena bagian otak yang menyebabkan mereka merasa tidak aman dan nyaman. Mereka akan mempercayai apa yang mereka khawatirkan sebagai ancaman yang sebenarnya terjadi. Pada beberapa pasien mungkin gejala ini hanya terjadi saat situasi tertentu. Tetapi bagi kebanyakan penderita kecemasan, perasaan takut datang meskipun tanpa alasan yang jelas.

Walaupun sudah menghindari hal-hal yang menyebabkan stres atau perasaan tertekan, kecemasan tetap saja datang. Justru kecemasan yang bersifat antisipatif ini bisa meningkat dan terbangun dalam pikiran jika penderita mencoba menghindari. Beberapa gangguan kecemasan yang umum terjadi adalah kecemasan dalam kehidupan sehari-hari dan sosial yang seringkali dipicu dari interaksi dengan orang lain. Kecemasan juga dapat berasal dari lingkungan dan pengalaman pribadi.

2. Kecemasan tidak hanya memengaruhi pikiran, tapi juga tubuh kami

Ketika seseorang mengalami gangguan kecemasan, seluruh tubuhnya akan mengalami respon yang sama. Otak akan menerjemahkan situasi tertentu sebagai ancaman dan mengirimkan sinyal tersebut kepada tubuh sehingga muncul reaksi tertentu. Reaksi yang mungkin muncul seperti jantung berdebar, sulit menelan dan bernapas, pusing, menggigil, berkeringat, dan gemetar.

3. Kami sulit mengambil keputusan

Tak hanya tubuh yang terpengaruh, mereka yang mengalami keadaan ini akan merasa sering bimbang. Para penderita juga akan mengalami kesulitan dalam mengambil keputusan, meskipun hanya hal-hal kecil atau remeh.

4.  Mungkin kami terlihat malas, tapi sebenarnya kami perfeksionis

Seringkali, penderita kecemasan dikaitkan dengan sifat pemalas dan lamban dalam mengerjakan sesuatu. Padahal, ketakutan telah menutupi sikap perfeksionis dan pekerja keras yang sebenarnya ada di dalam diri mereka. Mereka ingin melakukan yang terbaik, tapi otak dan tubuh mereka merangsang kecemasan dan ketakutan, sehingga dianggapnya sebagai ancaman.

5. Kami merasa seperti orang yang gagal dan kadang (memang) gagal

Susah melakukan sesuatu yang sebenarnya sederhana tidak hanya membuat penderita gangguan mental ini rendah diri atau tertutup, tetapi juga membuat mereka merasa seperti orang yang gagal. Pemikiran “aku bisa melakukannya” sangat jarang muncul di benak mereka. Walaupun sebenarnya mereka bisa dan mampu berhasil, tetap saja mereka merasa dekat dengan kegagalan, terlebih jika mereka benar mengalami kesalahan atau kegagalan.

6. Kami bukan anti sosial

“Walaupun dikelilingi dengan perasaan cemas, bukan tidak mungkin kami pandai bergaul dan sering meluangkan waktu bersama orang lain”. Pernyataan tersebut adalah salah satu yang ingin ditegaskan oleh para pasien anxiety disorder. Beberapa mungkin memang memiliki masalah terhadap keramaian, tetapi banyak juga di antara mereka yang tidak menunjukkan sifat anti sosial.

7. Kami menghargai kepedulian kalian

Dukungan dan sikap empati pada para penderita mungkin memang terlihat membantu mereka.

8. Tapi selalu membantu kami terkadang tidak benar-benar membantu

Tapi ada kalanya Kamu tidak perlu berpura-pura mencemaskan keadaan mereka. Kamu tetap dapat  pergi tanpa mereka atau memutuskan sesuatu tanpa mereka. Mungkin terdengar kejam, tetapi memperlakukan mereka seperti penderita kecemasan yang harus selalu didampingi dan ditunggu justru malah meningkatkan perasaan ketakutan dan ketidaknyamanan.

9. Kami tidak selemah yang Kalian Bayangkan

Seseorang dengan penyakit kecemasan sebenarnya merupakan pribadi yang kuat karena mungkin terbiasa mendapatkan kritik dan selalu diliputi perasaan negatif. Mereka yang bertahan dengan penyakit ini sejak lahir tidak selemah yang dibayangkan. Mereka juga tidak mau berada dalam kondisi ini dan sebisa mungkin mencoba untuk mengubah diri.

10. Bukan kewajiban Kalian untuk mengobati gangguanku ini

Walaupun penderita gangguan ini adalah teman atau keluarga Kamu, sebenarnya bukan menjadi keharusan bagimu untuk mengobati gangguan kesehatan mental ini. Mengapa? Karena jika Kamu terlalu mendorong pasien untuk sembuh dan berubah justru dapat memperbesar tekanan dan trauma yang dialami. Penderita juga akan merasa tidak nyaman karena bagi mereka Kamu tidak mengalami hal yang dirasakan mereka.

11. Kami membutuhkan bantuan ahli kesehatan mental

Jadi, dari pada Kamu berusaha menyembuhkan mereka tetapi tidak berdampak, sebaiknya bawa mereka kepada ahli kesehatan mental atau pakar yang memang sudah terpercaya. Penanganan yang dilakukan secara profesional akan lebih menjamin kesembuhan mereka. Biasanya, terapi yang dilakukan berupa terapi tindakan dan kognitif atau kadang penderita juga diberikan obat tertentu.

12. Kami terus berusaha

Secara umum, perawatan dan penanganan secara rutin pada penderita kecemasan harus dilakukan minimal selama 12 minggu atau 3 bulan. Banyak dari mereka yang telah mengalami perkembangan dengan cepat. Tetapi pada beberapa kasus, dibutuhkan waktu yang lebih banyak, sekadar untuk memberikan perubahan positif yang sederhana dari para penderita.

Setelah membaca pernyataan di atas, Kamu mungkin bisa semakin mengenal perasaan penderita kecemasan, bukan? Terimalah mereka dengan terbuka dan bantu mereka melewati masa-masa sulit dalam hidupnya. Mari bantu dengan cara yang tepat dan bukan menghakimi mereka.

Sunday, July 8, 2018

Putus Asa Atau Berusaha, Mana Pilihan Kamu?


Ada pepatah yang mengatakan hidup merupakan sebuah pilihan, oleh karena itu sering sekali kita menjumpai bahwa setiap kata sering dipertemukan dengan dua pilihan seperti iya atau tidak, salah atau benar, menang atau kalah, putus asa atau berusaha dimana kita harus memilih salah satu dari dua pilihan tersebut.

Pada cerita kali ini, kita akan membahas tentang kondisi dimana kita harus memilih untuk putus asa atau berusaha. Berikut ini merupakan ceritanya.

Hidup memang tidak selalu semudah yang diperkatakan oleh orang orang, terutama oleh mereka yang telah sukses dan menuai banyak kemudahan di dalam kehidupan. Bagi yang sedang berupaya dan mencari kesuksesan itu sendiri, tentu semuanya akan jauh berbeda dan mungkin saja terasa jauh lebih sulit dari apa yang dibayangkan. Hal seperti ini lah yang sering kali membuat sebagian orang menjadi mudah putus asa dan menyerah pada keadaan, lalu membiarkan mimpi mimpi mereka terkubur semakin hari semakin dalam.

Putus asa dan menyerah pada sebuah keadaan merupakan sebuah tindakan yang salah, dimana semua perjuangan selama waktu yang panjang sebelumnnya, akan menjadi sia sia. Namun, selalu ada orang yang menjadikan ini sebagai pilihan, bahkan ketika mereka masih memiliki kemungkinan untuk meraih kesuksesan yang mungkin saja tinggal beberapa langkah saja di depan. Belajar dari seekor kuda yang terperosok. Kisah ini mungkin saja tidak lagi, bahkan beberapa orang menulisnya kembali sebagai sebuah gambaran atas tindakan positif yang bisa dilakukan untuk membuat situasi menjadi lebih baik lagi, bahkan di saat saat tersulit sekalipun.

Kisah Inspirasi "Perkelahian Ibu dan Anak"


Kisah Inspirasi "Perkelahian Ibu dan Anak". Dalam cerita inspiratif ini kami akan memberikan cerita tentang pertengkaran seorang ibu dengan putrinya. Berikut Ini adalah ceritanya.

Suatu hari ada seorang anak yang bertengkar dengan ibunya, pertengkaran itu mulai ketika ibu tersebut menasehati anaknya, tetapi sangat perlu dihindarkan dengan nasihat ibu, ada pertengkaran di antara mulut. pertengkaran yang membuat anak keluar dan menyelamatkan ibu di rumah. Cuaca pada saat itu sangat panas, lama-lama dia berpikir untuk berlindung di bawah pohon yang cukup teduh. Di dekat pohon rindang ada toko mie ayam, perutnya mulai terasa lapar tetapi dia baru menyadari bahwa dia tidak membawa uang. Dia ingin membeli semangkuk mi ayam karena dia tidak membawa uang, dia hanya berhenti sambil sesekali hanya menyimpan sambil menahan lapar.

Pemilik Toko yang Baik

Tidak ada yang melihat tatapan nakal sambil menjaga perut mereka. Kemudian pemiliknya mendekati anak itu. "Apakah kamu ingin makan mie ayam?" Kata pemilik toko itu.

"Iyah bu, memang perut saya baru terasa lapar, tapi saya tidak punya uang untuk membeli mie ayam di toko ibu", jawab anak tersebut.

"Oh, jadi itu sebabnya kamu terus memperhatikan toko ibu," kata pemilik toko.

"Tapi saya tidak punya uang untuk menambah ibu mi ayam", jawab anak itu

"Sudahlah kamu tidak perlu khawatir, Ibu iklas banget," kata ibu lagi.

Akhirnya anak lelaki itu memesan ayam pemilik. Tiba-tiba Tuhan menginkubasi air mata. "Kenapa kamu menangis, Nak?" Tanyakan kepada pemilik toko.

"Tidak apa-apa bu, aku hanya tersentuh untuk memberi ibu, karena ibu yang bukan siapa - siapa aku, tetapi bersedia memberikan semangkuk mie ayam gratis terhadapku, sementara ibuku sendiri baru saja bertengkar dengan saya, dan dia membiarkan saya pergi dan mencoba tidak peduli saat ini saya belum makan dan tidak membawa uang, "kata anak itu.

Mendengar ucapan anak itu, kedai itu diam sejenak dan menghela nafas, lalu dia sianak dan mengusap pundaknya sambil mengatakan:

"Nak, kenapa kamu berpikir seperti itu? Aku memintamu untuk memberiku semangkuk mie ayam, tapi kamu sangat tersentuh dan aku sangat baik, dan sangat berbeda dari ibumu. Semangkuk mie ayam, sementara ibumu memasak beras, dan hal-hal lain untuk dimakan, mulai sekarang Anda dapat tumbuh sekarang, Selalu memberi Anda makan setiap hari secara online dan Anda tidak baik, katakan hanya untuk memberi Anda semangkuk mie ayam yang Anda katakan sangat baik Orang yang bertanggung jawab sama baiknya sebagai ibumu, Dia yang menyusuimu, Dia memandikanmu Dia yang menjagamu sejak kecil hingga sekarang, dia yang memberi jiwa dan tubuhnya untuk membesarkan dan merawatmu, sekarang kembali dan meminta maaf, karena dia sangat baik kata Pulanglah dan terima dia "

Mendengar nasihat dari pemilik toko anak itu hanya diam, beberapa saat kemudian dia menangis. "Betapa beruntungnya saya untuk ibu saya, saya tidak pernah peduli dengan apa yang dia berikan untuk saya, kepekaan dosa saya," kata anak itu.

"Terima kasih bu sudah memberiku semangkuk mie ayam, aku permisi dulu ke rumah" tambah anak itu.

Anak itu segera berjalan cepat, setibanya di rumah, ternyata ibu itu berdiri tepat di depan pintu rumah.

Seketika sang ibu langsung memanggil anaknya, “Anakku dari mana saja, ibu khawatir denganmu, maafkan kamu karena telah memarahimu, Ibu lihat dompet kamu ada dimeja kamar kamu, pasti kamu belum makan, ayo nak masuk, ibu sudah menyiapkan makanan untukmu ", kata ibunda.

Mendengar ucapan ibunya tersebut, anak itu seketika meneteskan air mata dan langsung berlari serta memeluk ibunya. “Maafkan aku bu, aku ini sudah durhaka terhadap ibu, aku tidak pernah menghargai apa yang sudah ibu berikan kepada aku, aku minta maaf ibu. Aku ini memang tidak pernah bersyukur, aku tidak sadar kalau selama ini aku memiliki ibu terbaik di dunia. Aku tidak akan mengulanginya lagi bu, aku akan selalu mendengarkan semua nasihat ibu, aku cinta ibu.” Ucap sang anak.

Jangan Melupakan Kebaikan Orang Tua

Terkadang kita melupakan dan mengabaikan kebaikan dan kasih sayang yang begitu besar dari orang tua kita, bahkan kita sering marah dan bertengkar dengan mereka pada saat kita dinasehati oleh mereka serta sering kita membandingkan orang tua kita dengan orang lain, dan menganggap orang lain lebih baik dari orang tua kita ketika kita sedang diberi sesuatu dengan orang lain, padahal apa yang diberikan oleh orang lain tidak akan mampu menandingi kebaikan dan kasih sayang orang tua kita.

Percayalah, ketika orang tua kita menasehati kita itu karena mereka ingin yang terbaik untuk kita. Tidak ada kasih sayang yang dapat diberikan orang lain terhadap kita melebihi orang tua kita, jangan pernah melupakan atau melawan terhadap mereka. Karena merekalah orang yang benar benar tulus mencintai dan menyayangi dirimu

Saturday, July 7, 2018

Gunakan Strategi ini Untuk Anda yang Ingin Memakan Porsi Besar


Memilih makanan sehat mungkin menjadi cara yang lebih efektif untuk menurunkan berat badan daripada makan lebih sedikit, para peneliti melaporkan.

Dalam penelitian terbaru, para peneliti mengukur berapa banyak peserta yang makan ketika diberi diet yang bervariasi dalam ukuran porsi. Meskipun sekitar sepertiga dari peserta telah dilatih dalam berbagai strategi untuk mengelola porsi makanan selama eksperimen penurunan berat badan sebelumnya, semua peserta makan lebih banyak karena ukuran porsi yang meningkat.

Meskipun peserta yang dilatih memiliki jumlah orang yang sama, mereka cenderung memilih makanan yang lebih sehat dan akhirnya mengkonsumsi lebih sedikit kalori secara keseluruhan.

"Hasilnya menunjukkan bahwa memilih makanan yang sehat dan rendah kalori lebih efektif dan lebih berkelanjutan daripada hanya mencoba untuk melawan sebagian besar pilihan kalori yang lebih tinggi," kata Faris Zuraikat, seorang mahasiswa pascasarjana di Penn State. "Jika Anda memilih makanan berkalori tinggi tetapi membatasi jumlah yang Anda makan, porsinya akan terlalu kecil, dan Anda mungkin lapar."

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan kekuatan tentang "efek ukuran porsi", yang merupakan kecenderungan bagi orang untuk makan lebih banyak ketika porsi yang lebih besar disajikan dan dapat menyebabkan orang mengonsumsi lebih banyak kalori daripada yang mereka inginkan.

Para peneliti merancang perawatan untuk membantu orang mengatasi efek ini, di mana peserta diajarkan strategi untuk mengontrol porsi makanan dan makan lebih sehat. Zuraikat mengatakan bahwa dia dan peneliti lain ingin melihat apakah pelatihan itu efektif dalam membantu orang mengontrol porsi makanan.

"Kami mengumpulkan sekelompok subjek yang memiliki pelatihan ekstensif tentang strategi kontrol porsi untuk melihat apakah respon mereka terhadap peningkatan porsi porsi makanan yang disajikan pada makanan berbeda dari orang yang tidak terlatih," kata Zuraikat. "Kami juga tertarik pada apakah orang-orang yang tidak terlatih dengan kelebihan berat badan dan obesitas atau berat badan normal berbeda dalam tanggapan mereka."

Para peneliti merekrut tiga kelompok wanita untuk berpartisipasi dalam penelitian ini: 34 kontrol kelebihan berat badan, 29 kontrol berat badan normal, dan 39 yang sebelumnya telah menyelesaikan percobaan penurunan berat badan satu tahun yang menekankan strategi kontrol porsi. Semua peserta mengunjungi lab seminggu sekali selama empat minggu. Selama setiap kunjungan, para peneliti menyediakan makanan yang sama tetapi meningkatkan porsi porsi makanan dalam urutan acak selama berminggu-minggu.

Setiap makanan terdiri dari makanan dengan kandungan kalori yang lebih tinggi, seperti roti bawang putih, dan kandungan rendah kalori, seperti salad. Makanan ditimbang sebelum dan sesudah makan untuk menentukan berapa banyak peserta makan, dan asupan kalori ditentukan dari tindakan ini.

Para peneliti menemukan bahwa ketika para peserta menerima porsi yang lebih besar, mereka yang berada di semua kelompok makan lebih banyak. Misalnya, jika ukuran porsi meningkat 75 persen, jumlah rata-rata yang dimakan meningkat 27 persen.

Namun, peserta yang menerima pelatihan mengkonsumsi lebih sedikit kalori dibandingkan mereka yang tidak. Namun, semua peserta dalam tiga kelompok mengonsumsi jumlah makanan yang sama, peserta yang menerima pelatihan memilih makanan yang memiliki kadar kalori lebih rendah.

"Semua kelompok diberi makanan yang sama, tetapi pilihan makanan mereka berbeda. Peserta pelatihan mengkonsumsi lebih banyak makanan rendah kalori dan makan lebih sedikit kalori daripada kontrol yang tidak terlatih," kata Zuraikat. "Akibatnya, asupan kalori lebih sedikit peserta dilatih daripada kelompok kontrol, yang asupannya tidak berbeda berdasarkan status berat badan."

Para peneliti mengatakan bahwa penelitian yang muncul dalam jurnal Appetite, menggambarkan kekuatan efek ukuran porsi sementara juga menyarankan strategi yang lebih mudah dan lebih berkelanjutan untuk mengelola asupan kalori.

Friday, July 6, 2018

Cerita Inspirasi


Pedagang kaya itu menangis sedikit setelah tetangganya yang malang mengunjunginya di rumah sakit dan menyerahkan sebuah amplop kepadanya. Amplop kecil berisi Rp 20.000. H. Mahmud, begitu dia biasa dipanggil, membuka amplop itu dengan penuh kasih sayang.

"Bagaimana mungkin orang miskin Pak Manto menyumbangkan saya? Saya tahu Rp 20.000 adalah untuk penghasilannya per hari," kata H. Mahmud kepada dirinya sendiri. "Dia orang baik dan selalu tulus dalam kebaikannya kepada siapa pun. Saya bahkan tahu jika saya menolak uang, pasti Tuan Manto tidak tersinggung."

Kemurahan hati dan kesungguhan Tuan Manto membuat H. Mahmud menolak menerima sumbangannya. Dia tidak merasa tersinggung dengan kontribusi kecil seperti itu.

"Saya akan menyimpan uang ini dengan hati-hati. Tentunya di dalamnya banyak sekali barokah karena Pak Manto mendapatkan uang ini tentu saja dengan keringat dan susah payah. Saya akan menggunakannya pada waktu yang tepat."

Tiga hari kemudian, H. Mahmud diizinkan pulang. Hal pertama yang dia rencanakan setelah kondisinya pulih adalah mengunjungi Tuan Manto di rumahnya yang sederhana.

"Assalamu'alaikum!" Demikianlah H. Mahmud merajuk salam ketika memasuki rumah Pak Manto. Pak Manto terkejut karena dia tidak pernah membayangkan bahwa dia akan mengunjungi H. Mahmud.

"Pak Manto, saya sangat bersyukur atas kunjungan Pak Manto ke rumah sakit saya seminggu yang lalu. Alhamdulillah berkat doa Pak Manto, saya bisa segera sembuh. Saya bersilaturrahim di sini juga agar bersyukur atas kesehatan saya yang telah pulih. Tapi maaf saya tidak bisa lama tinggal di sini. "

H. Mahmud segera mengucapkan selamat tinggal kepada Pak Manto sambil menyampaikan amplop berisi Rp 2.000.000. Untuk H. Mahmud, jumlahnya bernilai Rp 20.000 dari Pak manto karena sama dengan pendapatannya masing-masing per hari. Beberapa saat kemudian, dia membuka amplop itu oleh Mr. Manto dan menangis.

"Tuhan, mengapa begitu cepat dan luar biasa sehingga Anda akan membalas sedekah saya. Bagaimana saya merasa bangga bahwa saya lebih mengharapkan hadiah di akhirat, untuk bertemu dengan Anda. Tuhan, saya tidak pernah berniat berbisnis dengan Anda di setiap amal. Berhenti membayar amal saya di dunia ini. Atau apakah Anda benar-benar tidak mencintai saya?! "Mr. Manto terisak. Air mata mengalir di matanya. Hatinya sedih.

Sore itu, Pak Manto bergegas ke rumah sakit tidak jauh dari rumahnya. Dia tahu pasti banyak pasien miskin yang tidak dapat segera meninggalkan rumah sakit karena mereka tidak dapat menyelesaikan tagihan. Mengingat uang dari H. Mahmud itu kepada seorang pemuda yang tampak murung dan bingung karena uangnya tidak cukup untuk menutupi biaya istrinya yang melahirkan melalui operasi caesar.

"Terima uang ini, ini adalah amal dari saudagar kaya di kota ini," Mas Manto berkata pelan, "jangan tanya siapa pedagang itu karena dia belum tentu senang mengetahui identitasnya.

Kisah Orang Bodoh dan Gagal yang Menjadi Pintar dan Sukses


Kisah motivasi adalah cerita yang unik dan luar biasa. Ini tentang pentingnya keyakinan dan sikap positif dalam hidup. Memiliki keyakinan salah dan sikap negatif bisa berakibat fatal dalam hidup. Bahkan ketika kita dijajah oleh keyakinan salah itu, sampai mati keyakinan itu akan hidup di dalam diri kita entah kita menyadarinya atau tidak.

Misalnya, kami yakin bahwa kami bukan orang pintar, kami hanyalah orang biasa. Buktinya dari sekolah dasar sampai kelulusan perguruan tinggi kami tidak pernah menduduki peringkat pertama, bahkan di 10 besar belum pernah. Dan begitu banyak bukti pembenaran lainnya yang kita miliki atau belum sadari bahwa kita telah hidup di dalam kita. Akhirnya, kematian keyakinan itu dan bukti pembenarannya hidup di dalam kita.

Teman-teman betapa berbahayanya hidup dengan keyakinan salah dan sikap negatif. Semoga setelah membaca dan merenungkan kisah di bawah ini, teman-teman dapat terinspirasi. Begini ceritanya.

Ada seorang anak berusia 12 tahun. Dia dicap sebagai malas, bodoh, agak terbelakang dan putus asa.

Ketika kelas 3 SD dia dikeluarkan dari sekolah, kemudian pindah ke sekolah lain. Ketika pergi ke sekolah menengah pertama, ia ditolak 6 sekolah, dan akhirnya masuk sekolah terburuk. Di sekolah yang banyak orang bodoh, dia termasuk yang paling bodoh. Bahkan di antara 160 siswa, ia menduduki peringkat ke-10 dari bawah.

Begitu dia dikirim ke program Super-remaja yang diajarkan oleh Ernest Wong, yang menggunakan Pembelajaran Akselerasi Neuro Linguistic Programming (NLP) dan Pembelajaran Otak Seutuhnya. Anak itu diperlihatkan oleh Ernest Wong bahwa setiap orang bisa menjadi seorang genius dan menjadi seorang pemimpin bahkan jika dia bodoh. Dikatakan oleh guru bahwa satu-satunya hal yang dapat menghalangi kita adalah keyakinan yang salah dan sikap negatif.

Kata-kata guru mempengaruhi anak itu. Dia akhirnya memiliki keyakinan bahwa jika ada yang bisa mendapatkan nilai A, maka dia juga bisa.

Untuk pertama kalinya dalam hidupnya dia berani menetapkan targetnya, yaitu mendapatkan nilai A semua. Tujuan jangka pendeknya adalah pergi ke sekolah menengah terbaik di negaranya, sementara tujuan jangka panjangnya jatuh ke perguruan tinggi terbaik dan menjadi siswa terbaik di sana.

Singkat cerita, dalam tiga bulan nilai rata-rata naik menjadi 70. dalam satu tahun, dari peringkat bawah ia menjadi peringkat 18. dan ketika ia lulus SMP ia menduduki peringkat 1 dengan Pure Ebtanas Value A semua untuk 6 mata pelajaran yang diujikan. Dia kemudian diterima di sekolah menengah terbaik sesuai dengan targetnya. Tidak hanya itu, dia diterima di perguruan tinggi yang dia harapkan. Dan karena di universitas setiap tahun ia menjadi juara, ia akhirnya dimasukkan ke dalam Program Pengembangan Bakat NUS. Program ini diberikan secara eksklusif kepada TOP 1% siswa yang dianggap genius. Dan pada usia 26 ia memiliki empat bisnis dengan bersih $ 20 juta.

Siapa dia dalam cerita di atas? Rupanya dia adalah orang Singapura bernama Adam Khoo.

Kisah ini saya dapatkan dari Pak Tung Desem Waringin dalam bukunya, Financial Revolution. Menurutnya keberhasilan Adam Khoo pertama kali datang dari konversi kepercayaan yang salah ke keyakinan yang benar (dari keyakinannya "Saya bodoh, hanya lulus keras" menjadi "jika orang lain bisa mendapatkan A, saya juga bisa!").

Dalam Islam kepercayaan itu adalah bagian dari iman. Karena iman adalah keyakinan bahwa terpujam mati hati untuk mempengaruhi kegiatan sehari-hari. Dalam arti lain itu adalah iman di dalam hati, diucapkan secara lisan, dan dibuktikan dengan perbuatan-perbuatan perbuatan. Bahkan iman adalah fondasi dari bangunan Islam seseorang.

Tuesday, July 3, 2018

10 Ucapan Dari Orang Tua yang Kamu Butuhkan Saat Gagal dan Rasanya Ingin Menyerah


Saat kamu dihadapkan pada momen yang kurang menyenangkan seperti ini, rasanya ingin sekali lari dari kenyataan. Sebab, pengorbanan yang telah kamu curahkan tak sebanding dengan kenyataan yang harus dihadapi.

Kegagalan, satu kata yang mampu meruntuhkan duniamu dalam sesaat.

Kegagalan ini bisa dalam bentuk apa saja. Bisa gagal dalam pencarian beasiswa, gagal diterima kampus impian, sampai sederet gagal yang terlalu sakit untuk disebutkan. Saat gagal ini datang, banyak hal yang kamu lakukan setidaknya untuk meringankan kecewa sekaligus kesedihan. Mulai dari menangis sepuasnya di kamar, cerita ke sahabat terdekat, makan sampai kekenyangan lalu tidur seharian.

Padahal saat krusial seperti ini yang kamu butuh jelas peran orang tua. Selain buatmu sedikit tenang dengan bercerita soal kegagalanmu ke ayah dan ibu. Ada ucapan mereka yang pasti jadi pendorong dirimu untuk lebih keluar dari jurang keputusasaan. Kira-kira ucapan orangtuamu itu seperti yang Hipwee Motivasi uraikan di bawah ini.

1. “Tidak apa-apa gagal di satu hal. Masih ada hal lain yang bisa kamu perjuangkan,”

Hati yang sakit dan pikiran yang berantakan tersebut, terselamatkan dengan ucapan bapak - ibu yang menentramkan seperti ini. Mereka memberikanmu pengertian bahwa masih ada hal-hal lain yang pantas kamu perjuangkan, daripada terpuruk pada satu hal.

2. “Baru gagal sekali kok menyerah? Malu sama bapak-ibu yang dulu punya pengalaman gagal lebih banyak, tapi bisa bangkit lagi,”

Sebagai orang tua, tentu mereka sudah memiliki banyak pengalaman tentang kehidupan. Saat kamu bercerita tentang kegagalanmu, jujur mereka pun merasakan kesedihanmu. Tapi sebagai orang tua, mereka jelas harus bisa lebih tegar, agar bisa melapangkan hatimu dan melecut kembali semangatmu dengan cara berbagai kisah-kisah kegagalan mereka dahulu.

3. “Kegagalan itu bukan sesuatu yang memalukan, Nak. Yang memalukan itu ketika kamu gagal dan tidak mau lagi mencoba,”

Sebagian orang merasa malu saat mengalami kegagalan, termasuk kamu ini. Namun bagi orangtuamu, kegagalan bukan sebuah hal yang memalukan. Justru menjadi fase dalam hidup yang pantas kamu banggakan. Sebab yang pantas dipermalukan adalah ketika kamu gagal lalu menyerah, padahal kesempatan untuk mencoba masih terbuka.

4. “Semua orang pasti pernah gagal. Ingat satu hal, sebagian besar kesuksesan itu merupakan produk gagal yang disempurnakan,”

Kamu bukanlah orang pertama yang mengalami kegagalan di dunia ini. Ada banyak di luar sana, sosok-sosok yang akhirnya gagal setelah keras berusaha. Orangtuamu pun memberimu wejangan bahwa gagal itu hal yang manusiawi. Toh aslinya kesuksesan itu produk dari banyak kegagalan yang disempurnakan berulang kali.

5. “Tidak ada salahnya kalau kamu belum berhasil. Suatu saat nanti, selalu ada kesempatan untuk berhasil, asal kamu mau mencoba lagi,”

Saat kamu gagal, bukan berarti kesempatanmu untuk sukses tanggal. Selalu ada kesempatan untukmu yang mau kembali berjuang, tinggal bagaimana kemauan dirimu untuk kembali bangkit dan mencoba lagi dan lagi.

6. “Jangan pernah merasa sendiri, Nak. Ada bapak, ibu, kakak dan adikmu yang selalu mendoakanmu dari sini,”

Jujur rasa-rasa malu saat ingin menceritakan kegagalan ini ke orang lain pun buatmu mendadak kesepian. Sampai akhirnya kamu memilih bercerita ke orangtuamu saja. Bukan dari sini bukti kalau masih ada keluarga yang akan tetap setia menemanimu sekalipun kamu gagal berkali-kali.

7. “Hidup memang kadang suka bercanda. Salah satunya dengan kamu yang belum berhasil ini. Ambil hikmahnya dan terus berjuang ya, Nak.”

Dari kegagalan ini orang tua mengajakmu untuk belajar menerima kenyataan, jangan sampai terpuruk terlalu dalam dan lama. Karena kegagalan ini pun yang menyadarkanmu, terkadang ada hal yang tidak sesuai dengan kehendak manusia. Dan kamu diharapkan untuk bisa mengambil hikmah dari setiap kegagalan yang terjadi dalam hidup ini.

8. “Kebanggaan bapak dan ibu, kami paham kalau kamu sudah keras berjuang. Hanya saja mungkin rejekimu ada di hal-hal yang lainnya,”

Meskipun kamu telah gagal, namun kedua orangtuamu tetap menganggapmu sebagai kebanggaan mereka berdua. Mungkin dalam beberapa hal, kamu memang belum berhasil, namun keberhasilan pasti akan menanti saat kamu berusaha dengan sungguh-sungguh di hal lain.

9. “Sini ibu peluk dulu. Kamu boleh nangis sepuasnya di pelukan ibu. Tapi janji ya, setelah ini kamu tidak boleh menyerah?”

Pelukan dari orang tua merupakan salah satu hal ternyaman di dunia ini. Termasuk saat kamu hampir menyerah ketika kegagalan menghampiri.

10. “Gagal itu bukan takdir nak. Kamu masih bisa mengubahnya dengan cara pantang menyerah dan giat berusaha,”

Kegagalan bukan seperti keputusan Tuhan yang tidak bisa diganggu gugat. Bukan juga setara dengan kelahiran atau kematian yang datangnya selalu pasti dan tidak bisa kamu ubah sama sekali. Karena bukan bagian dari takdir kehidupan, kegagalan bisa kamu ubah dengan cara berjuang kembali. Tentu saja dengan pengorbanan yang jauh lebih besar dari yang sebelumnya kamu lakukan.

Sebagai orangtua, bapak dan ibumu tentu hanya bisa memberi peluah dan wejangan agar semangatmu bisa bangkit lagi. Mau menyerah atau bangkit kembali, semua itu sepenuhnya tergantung pada keputusanmu. 

Semoga setelah melewati kegagalan yang melelahkan dan buatmu hampir menyerah ini, kamu bisa diberikan kekuatan untuk berjuang kembali.

Cara Orang Sukses Menghadapi Stres


Stres merupakan hal yang biasanya di temui dalam perjalanan seseorang. Dari pegawai hingga pengusaha sukses sekalipun pasti pernah merasakan stres dalam hidupnya.

Tidak tahu kenapa beban pekerjaan yang terlampau banyak atau karena tekanan yang datang dari berbagai macam pihak, stres dapat datang kapan saja. Tidak jarang, stres ini juga dapat memicu seseorang untuk tidak mampu bekerja dengan baik. Alih alih pekerjaan terselesaikan, stres ini justru membuat semua pekerjaan dan rencana yang telah disusun terbengkalai dengan sia sia.

Lalu apa yang sebaiknya anda lakukan kalau anda mengalami stres dalam bekerja?

Anda bisa mengikuti cara para orang sukses ini dalam menghadapi stres :

1. Mereka Tidak Ragu Meminta Bantuan

Banyak orang yang terlampau malu atau gengsi untuk meminta bantuan dari orang lain. Mereka berpikir dapat mengatasi masalah tersebut sendiri, namun nyatanya tidak seperti itu. Kemampuan terbatas yang anda miliki hanya akan mampu untuk mengurus beberapa hal saja, dan untuk itu anda tetap membutuhkan bantuan orang lain.

Sebagian besar orang sukses di dunia mempekerjakan berbagai orang ahli untuk membantu mereka menyelesaikan pekerjaan yang ada. Selain dapat mempermudah anda, meminta bantuan dari orang lain juga akan membantu anda untuk tetap fokus dan produktif dalam bekerja.

2. Mereka Berbagi Pengalaman Sesama Profesional

Anda mungkin berpikir mengapa berbagi pengalaman dapat dijadikan sebagai cara menghilangkan stres. Ternyata, selain bisa mendengarkan pengalaman para professional, Anda juga mampu belajar mengenai apa yang seharusnya anda lakukan dalam menghadapi masalah tertentu.

Ini merupakan cara yang tepat bagi anda untuk bisa belajar sesuatu yang baru sekaligus menghindari anda melakukan kesalahan yang sama.

3. Mereka Terus Belajar Setiap Waktu

Tidak peduli pekerjaan apa yang anda lakukan atau berapa umur anda sekarang, belajar merupakan proses panjang yang harus tetap anda lakukan seumur hidup. Pengetahuan merupakan hal berguna di dunia pekerjaan.

Kalau anda ingin sukses, perkayalah diri dengan ilmu pengetahuan dan terus menerus belajar setiap waktu.

Kalau anda terus menerus belajar dan mengembangkan diri, maka tantangan yang ada didepan mata anda pun dapat lebih mudah dihadapi. Rasa keingintahuan yang tinggi juga akan membantu anda untuk tetap berada pada jalur yang benar dalam hidup.


4. Mereka Memanfaatkan Gadget yang Dimiliki

 Fungsi utama dari sebuah gadget merupakan untuk mempermudah anda melakukan kegiatan sehari hari. Kalau selama ini anda hanya menggunakan gadget untuk hal hal standar sperti telepon, mengirim pesan dan mengupdate mengenai sosial media, berarti anda belum memanfaatkan fungsi gadget dengan maksimal.

Cobalah memanfaatkan smartphone untuk meningkatkan produktivitas anda dalam bekerja, seperti mengatur jadwal, atau membuat daftar pekerjaan apa yang harus anda selesaikan. Ada banyak aplikasi yang dapat dipakai untuk membantu anda mengerjakan pekerjaan dengan efektif dan terhindar dari stres.

5. Mereka Tahu Apa yang Memotivasi Diri Mereka

Penting untuk mencari tahu apa yang membuat anda termotivasi agar anda tetap bisa produktif dan terbebas dari stres. Beberapa orang dapat termotivasi setelah membayangkan kesuksesan yang dapat mereka raih, sementara beberapa orang lainnya masih sulit untuk mengetahui apa yang memotivasi diri mereka.

Motivasi memainkan peran besar dalam semua yang anda lakukan, sehingga lakukanlah semua hal yang dapat memotivasi dan membuat anda merasa bahagia.

6. Mereka Memisahkan Dunia Personal dan Pekerjaan

Banyak orang mendedikasikan seluruh hidup mereka untuk mengejar karier dan kesuksesan. Namun, anda harus tetap memberikan jurang pemisah antara kehidupan pribadi dan bisnis.

Faktanya anda tidak dapat menjadi prduktif sepanjang hari, dan anda pun tidak akan menyelesaikan semua tugas tugas sepanjang waktu. Untuk itu, menetapkan jam kerja yang jelas merupakan hal penting yang harus anda lakukan.

Jangan membiarkan kehidupan pribadi anda terbengkalai hanya karena anda terlalu fokus pada pekerjaan anda. Bersenang senanglah bersama keluarga anda, atur perjalanan liburan di luar kota, dan nikmati hobi anda.

Monday, June 25, 2018

20 Fakta Menarik Mengenai Orang Jepang


Di setiap negara pasti memiliki budaya dan kebiasaan para penduduk yang berbeda beda, tidak terkecuali Jepang yang bahkan terkadang tidak masuk akal. Jepang memang dikenal sebagai salah satu negara yang penduduknya punya kebiasaan unik, menarik, ataupun beda dengan penduduk negara lainnya.

Dibawah ini merupakan fakta fakta menarik tentang orang Jepang yang mungkin ada sebagian dari anda yang belum mengetahuinya.

1. Kalau di negara lain mungkin angka 13 merupakan angka sial, tetapi di Jepang angka 4 dan 9 merupakan angka tabu sehingga sering tidak ada nomor kamar untuk nomor ini. Di Jepang angka 4 dibaca dengan "shi" yang berarti dengan kata "mati", sedangkan untuk angka 9 dibaca dengan "kurushi" yang berarti dengan kata "sengsara".

2. Angka 8 merupakan angka favorit di negara Jepang. Bahkan harga harga barang di Jepang kebanyakan berakhiran dengan "8" Misalnya seperti susu 198 yen. Tapi karena aturan sekarang ini mengharuskan untuk harga barang yang dicantumkan sudah termasuk pajak. Jadi mungkin nanti kebiasanya ini akan menghilang. (Pasar = Yaoya = Tulisan kanjinya berbunyi happyaku-ya atau toko 800).

3. Di Jepang musim panas atau Natsu, drama di TV sering menampilkan hal hal yang berbau mengenai hantu atau mistis.

4. Orang orang di Jepang memiliki tanda tangan yang hampir tidak pernah berlaku untuk keperluan formal. Biasanya digantikan oleh hanko/inkan/stempel. Jenis hanko di Jepang hanko di Jepang pun ada beberapa. Jitsu-in, ginko-in, dan mitome-in.

Jadi satu orang kadang memiliki beberapa jenis inkan, untuk berbagai keperluan. Jitsu-in merupakan inkan yang dipakai untuk keperluan yang sangat penting, seperti membeli rumah atau membeli mobil dan sebagainya.

Jenis ini didaftarkan ke shiyakusho. Ginko-in merupakan jenis inkan yang dipakai untuk khusus membuat akun di bank. Mitome-in dipakai untuk keperluan sehari hari, dan tidak perlu didaftarkan.

5. Acara TV di Jepang didominasi oleh masak memasak.

6. Kalau menaiki taksi di Jepang, pintu di buka dan ditutup oleh supir. Penumpang dilarang untuk membuka dan menutupnya sendiri.

7. Ada perbedaan cara menghitung dengan jari antara orang Jepang dan Indonesia. Ada perbedaan dengan kebiasaan orang Indonesia. Orang Indonesia umumnya mulai dari tangan dikepal dan saat menghitung "satu", jari telunjuk ditegakkan. Menghitung "dua" jari tengah ditegakkan, dan sebagainya.

Sedangkan untuk orang Jepang malah sebaliknya. Mereka selalu memulai dari telapak tangan terbuka, dan cara menghitungnya kebalikan orang Indonesia. Saat bilang "satu", maka jarinya akan ditekuk atau ditutupkan ke telapak tangan.

8. Di Jepang sepeda tidak boleh dipakai untuk boncengan, kecuali yang memboncengkannya berusia lebih dari 16 tahun dan anak yang diboncengkan berusia kurang dari 1 tahun dan hanya seorang saja yang diboncengkan.

9. Kalau menaiki eskalator di Tokyo, anda harus berdiri di sebelah kiri, karena untuk sebelah kanan merupakan untuk orang yang terburu buru, sedangkan di Osaka adalah sebaliknya.

10. Budaya di Jepang tidak ada traktiran untuk orang yang pacaran. Masing masing harus membayar makanan nya sendiri. Jadi anda bisa hemat dan mandiri.

11. Mengantar atau menjemput pacar juga bukan budaya orang Jepang. Kalau mau ketemuan, biasanya mereka akan bertemu di stasiun.

12. Di Jepang anda tidak boleh mengatakan seperti "aku mau main dirumah mu ya". Karena itu dianggap tidak sopan. Anda bisa kerumah teman anda jika diundang ataupun sudah diijinkan.

( Orang Jepang jarang mengucapkan "Ashiteru" saat pacaran. )

13. "Aishiteru" yang berarti dengan kata aku cinta kamu, Di Jepang sangat jarang digunakan saat pacaran, kecuali kalau mereka benar benar sudah mau menikah. Biasanya mereka memakai kata "Daisuki desu" untuk mengungkapkan rasa sayang kepada kekasih.

14. Sebelum bepergian, biasanya orang Jepang selalu mengecek ramalan cuaca. Dan 90% ramalan cuaca itu akurat. Kalau anda nanti ke Jepang dan melihat banyak orang Jepang yang membawa payung, bersiaplah karena hujan akan turun.

15. Bunga sakura merupakan bunga yang sangat spesial di Jepang, karena bunganya hanya akan mekar selama dua minggu selama setahun. Ketika tumbuh, bunganya memenuhi seluruh pohon tanpa daun.

16. Di Indonesia, anda akan mendapatkan uang saat menjual barang bekas anda ke toko seperti jual beli, tetapi di Jepang anda harus membayar untuk menaruh barang anda di toko jual beli. Itulah sebabny kenapa orang Jepang lebih memilih meninggalkan TV atau barang bekas lain punya mereka dipinggir jalan atau dekat tempat sampah kalau ingin pindah apartemen.

17. Orang Jepang (mayoritas) tidak percaya terhadap Tuhan (Atheis), Tetapi mereka bisa lebih disiplin dan taat dengan peraturannya sendiri.

18. Saat malam Natal, hampir semua orang Jepang ikut merayakannya, termasuk orang yang tidak beragama Nasrani.

19. Saat malam Natal di Jepang ada tradisi makan KFC (Kentucky Fried Chicken), hampir semua gerai KFC akan ramai pada tanggal 24 Desember.

20. Orang Jepang merayakan Valentine dua kali dalam setahun, yaitu pada 14 Februari dan 14 Maret (White Day).

Wednesday, June 20, 2018

5 Hal Mengenai Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba


Pencarian korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Sumatera Utara, terus dilakukan. Hingga saat ini sudah ada 21 korban yang ditemukan.

Kepala Basarnas Marsekal Madya M Syaugi menyebutkan, hingga siang tadi, ada 192 orang yang dilaporkan menghilang. Jumlah itu merupakan laporan masyarakat yang menyebutkan bahwa anggota keluarganya hilang. tapi belum tentu mengikuti kapal nahas tersebut.

1. Laporan Korban Hilang Berjumlah 192 Orang

Sampai saat ini, jumlah korban KM Sinar Bangun masih simpang siur. Kabasarnas Marsekal Madya M Syaugi menyebutkan bahwa pihaknya menerima ada 192 orang yang melapor keluarganya hilang.

"Saya dengar dari posko, bahwa sampai saat ini tadi siang yang lapor keluarganya yang hilang itu 192. Keluarga tersebut melaporkannya di Pelabuhan Tigaras, Danau Toba," kata Syaugi di kementerian Perhubungan, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (20/6/2018).

Terpisah, Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso menyebutkan bahwa korban hilang penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam berjumlah 186. Sebanyak 94 orang teridentifikasi, sedangkan 92 orang belum diketahui identitasnya.

"Korban tenggelam yang hilang sudah teridentifikasi 94 orang dan korban yang belum teridentifikasi 92 orang. itu info terakhir yang diterima oleh tim SAR," kata Agus di Posko Mudik Nasional Kemenhub pagi tadi.

2. 21 Penumpang KM Sinar Bangun Ditemukan, 3 Tewas

Hingga hari ini, ada 21 penumpang KM Sinar Bangun, yang tenggelam di Danau Toba, berhasil di temukan. Tiga dari penumpang itu ditemukan dalam kondisi tewas.

"Sampai dengan pagi ini pukul 07:00 WIB, tim SAR menyebutkan bahwa korban selamat 18 orang, korban meninggal dunia yaitu 3 orang," kata Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso di Posko Mudik Nasional Kemenhub.

Produser lapangan CNN Indonesia TV Agus Supratman, Rabu (20/6/2018), menyebutkan bahwa dua korban berjenis kelamain perempuan ditemukan di pinggir pantai sekitar Danau Toba pada pagi ini. Dua korban ini dibawa ke Rumah Sakit Pematang Raya untuk menjalani identifikasi.

3. 1 Penumpang Tewas Teridentifikasi

Salah satu korban tewas akibat tenggelamnya KM Sinar Bangun yang ditemukan berhasil diidenfikasi. Korban diketahui bernama Sariyanti, warga keluarahan Binjai Selatan.

Sariyanti merupakan salah satu dari dua korban meninggal yang ditemukan tim SAR berada dipinggir pantai sekitar Danau Toba. Mereka langsung diidentifikasi di Rumah Sakit Pematang Raya.

Diketahui tiga korban tewas yang ditemukan seluruhnya merupakan wanita.

4. KM Sinar Bangun yang Tenggelam di Danau Toba Hanya Mampu Mengangkut 43 Orang

KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Sumatera Utara, kelebihan kapasitas. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan bahwa kapal tersebut hanya bisa berkapasitas 43 penumpang.

"Berhubungan dengan kapasitas, kapal ini kapasitas merupakan 43 orang." Kata Budi Karya dalam jumpa pers di kantor Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (20/6).

5. Tim Spesial Basarnas dan 2 Robot Dikerahkan untuk Mencari Korban Tenggelamnya KM Sinar Bangun

Sebanyak 70 personel Basarnas dikerahkan dalam pencarian korban tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara. Dua robot juga dikerahkan untuk membantu mencari korban tenggelam.

"Kita sudah mengerahkan 70. Kita tim Basarnas special group, yang punya kemampuan darat, laut, udara," ujar Kepala Basarnas M Syaugi di Kementerian Perhubungan, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (20/6)

Pencarian tim yang difokuskan di dalam air menurutnya menemui berbagai kendala, seperti kedalaman danau dan minimnya cahaya. Ini menyebabkan bahwa tim harus ditunjang alat remotely operated underwater vehicle (ROV) portable atau robot penyelam.

"Hambatan di lapangan yang jelas pertama, danau itu dalam. Dalamnya mencapai 300 sampai 500 meter. Tidak mudah, di dalam itu dingin. Kemudian kita menggunakan remote under vehicle (remotely operated underwater vehicle) untuk melihat situasi di dalam. Karena di dalam itu gelap, coba bayangkan, kita pake senter saja hanya 5 meter (jarak pandangnya)," tuturnya.

6. Marinir Kirim Penyelam Bantu Pencarian Korban

TNI Angkatan Laut sudah mengirimkan 24 personel Marinir untuk membantu pencarian penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba. Pasukan ini dipimpin oleh Lettu Mar Lontung Rumapea.

"Jumlah Tim 24 personel terdiri 9 personel Yonmarhanlan I Belawan, 8 personel Denma Lantamal I Belawan, 5 personel Rumkit TNI AL Belawan dan 2 pers Pomal Lantamal I Belawan," terang Kadispen Kormar Lekkol Mar Ali Sumbogo dalam keterangan pers, Rabu (20/6).

Personel ini berangkat dari Yonmarhanlah I Belawan, Selasa (19/6) kemarin. Pasukan ini juga membawa 1 unit ambulans, 6 set alat selam, dan 19 swimfest.

Trik Menang Main Domino QQ

Dalam bermain permainan diharapkan semua pemain pastilah sebuah kemenangan. Berbicara mengenai kemenangan dalam permainan domino qq, hal ini...